Akhirnya Datuk Seri Anwar Ibrahim dtangkap kepolisian malaysia. Beliau dtangkap dengan tuduhan pelecehan seksual, sama seperti kasus yang pernah beliau alami sebelumnya di tahun 1998 yg membuat beliau dipenjara sampai tahun 2004.. Meski akhirnya Mahkamah Agung meralat vonis tersebut..
Terlepas siapa yg benar dan siapa yg salah, Semoga Keadilan Tetap Bisa Ditegakkan..
Kerana language melayu saya nda pandai, saya ndak bs banyak cakap lg.. (takut kalo slh persepsi :D)
Tp kalo mau tahu lebih banyak tentang Anwar Ibrahim atau hangatnya politik di Malaysia bisa langsung ke webblog atau website beliau..


“pesta demokrasi” mulai marak di daerah-daerah di Indonesia.. mulai dari Pilkada sampai dengan persiapan Pemilihan calon Pemimpin Bangsa.. banyak partai yang mulai melakukan reuni dengan rakyat miskin.. (bersukurlah rakyat miskin yang bisa bereuni dengan para elite politik paling tidak setiap 5 tahun sekali)
Kampanye-kampanye banyak digelar di daerah-daerah juga memberi banyak pemasukan bagi artis maupun para pengadu nasib lokal yang jeli memanfaatkan “moment” ini.. “Pesta Demokrasi” yang benar-benar terasa seperi sebuah pesta..
Dari sekian kali pencoblosan multi partai yang diselenggarakan sampai dengan sekarang mungkin baru sedikit dari begitu banyak bentuk kampanye yang bisa saya lihat dan rasakan.. Ketika itu teriakan “pembelajaran demokrasi” banyak juga dilontarkan para elite politik untuk membuka pintu masuk bagi calon-calon pemilih..
Dari pembelajaran itu, hingga saat ini saya baru merasa kalau demokrasi semakin aneh.. Bayangkan saja, kampanye sekarang sudah menyentuh ilmu biologi sebagai senjatanya.. Kalau di daerah saya ada calon pemimpin yang mengandalkan kumis sebagai senjata untuk menuju sebuah perbaikan.. ada juga yang mengusung isu gender yang katanya bisa mengasuh wilayah yang akan dipimpinnya.. Saya cari-cari visi dan misi-nya ternyata lebih susah dicari dibanding kumisnya yang mudah dijumpai tiap hari di iklan teve.. program-programnya juga masih seperti dulu atau bahkan tidak tampak..
Benar benar membingungkan.. Dan sepertinya mulai banyak bentuk demokrasi-demokrasi baru tercipta..


Melihat berita di tv - koran ngiler jg dengar - baca para koruptor yang berhasil ambil uang ratusan juta, milyar, bahkan trilyunan rupiah dari bank.. gak bisa dibayangkan kalau uang sebanyak itu disumbangkan dengan sukarela ke saya.. hehe..
pengen juga sih jd koruptor yang bisa hidup enak nyaman dengan penjamin yang siap nanggung resiko.. :D tapi keder juga kalau mengingat KPK yang “sudah tidak jinak lagi” dan mulai berani “ngobrak abrik” kantor-kantor.. dan lagi kayaknya sekarang sudah terlambat untuk korupsi soalnya negara ini sudah tidak punya stok uang untuk dikorupsi.. :D satu hal lagi yang menggagalkan niat saya untuk menjadi koruptor adalah kata-kata teman saya yang terpaksa saya simpan : “Gusti mboten sare, mas..”
nasib.. nasib.. baru niat pengen jadi koruptor aja koq sudah banyak yang njegal..


 
Rage_against_the_machine Mp3
Mp3 Downloads | Music Videos | Lyrics
Backsound : "Killing In The Name of.."
Rage Against The Machine