akhirnya balik ngeblok lagi.. :D gara-gara terlalu mikir bersih-bersih “rumah” jd gak sempet nulis blog..
mulai dari rumah sendiri sampe rumah tetangga yang juga minta dibersihkan ternyata ada saja keluhan-keluhan yang masuk.. keluhan virus ternyata yang paling “cerewet” mulai dari nyapu bersih sampe ngembalikan barang-barang pada tempatnya repot juga..
dari sekian banyak virus yang ditemukan virus sality yang paling menyusahkan.. dengan kemampuan memblok caption program (termasuk program antivirus yang sudah mumpuni seperti kaspersky yang begitu saya banggakan.. :( ), virus ini sangat “ampuh” di bidangnya.. :D
tapi untungnya ketemu juga antivirus yang bisa mengenali dan berani nantang virus ini.. setelah beberapa kali coba pakai beberapa antivirus ternyata avast lolos sebagai pahlawan penyelamat yang mampu menerawang sality dengan baik dan benar termasuk file-file program berekstensi .exe yang sudah terinjeksi.. :( . Sayangnya file yang terinjeksi tidak bisa dikembalikan lagi alias harus install lagi.. :D sejak saat itu komputer-komputer di bawah naungan saya sampai saat ini dipayungi 2 antivirus AVG dan avast.. soalnya untuk virus yang masih populer sampai saat ini, termasuk virut bisa dicegah dengan AVG lebih cepat daripada avast jadi ya musti berhati-hati.. :D
ada sedikit lagi kerepotan setelah berhasil menyapu bersih virus-virus itu.. ternyata ada beberapa aplikasi dan dan tools yang masih terimbas side effect virus tapi bisa sedikit terobati dengan mendownload beberapa utilities gratis yang cukup bisa diandalkan terutama untuk Windows..
Untungnya lagi sudah sekitar 3 bulan dengan 2 payung tersebut cukup aman melindungi PC saya.. syukurlah..


“Waduhh.. koq bahasa inggris thoo..” gumamnya dengan nada kecewa..
Kata-kata ini sering saya dengar ketika saya menawarkan materi baik buku maupun artikel-artikel dari situs-situs di internet.. Yang lebih disayangkan lagi, kata-kata itu muncul dari seorang tenaga pendidik tingkat perguruan tinggi bahkan beliau lulusan S2 yang bangga dengan gelar Master-nya.. ck..ck..ck..
Sebenarnya sudah berulang kali saya diminta tolong untuk mencarikan materi-materi yang bisa digunakan sebagai bahan pengajaran terutama mengenai isu-isu baru yang banyak beredar di internet. Dan memang sengaja saya cari materi-materi yang berbahasa inggris justru karena adanya keluhan itu juga (dengan kata lain pancen njarag.. :D ).
Bukan karena sok atau pengen dibilang “keren” tapi dari awal saya dengar keluhan itu saya jadi tersenyum-seyum malu sendiri kalo membayangkan gimana reaksi anak didik beliau kalau ikut dengar keluhan seperti itu ya..????
Maksud saya sebenarnya cuma pengen mengingatkan (siapapun beliau) bahwa ilmu pengetahuan itu tidak mungkin diraih sebanyak-banyaknya kalau cuma mengandalkan kemampuan menguasai satu bahasa (bukan bahasa internasional pula.. :D ). Sumber ilmu pengetahuan tidak hanya ada di depan mata tapi justru lebih banyak yang berasal dari luar berbagai macam budaya yang ada maupun pernah ada dan tidak akan pernah berhenti berkembang serta tersebar di “ruang” bagian manapun.. Kalau cuma mengandalkan saduran, sampai berapa tahun lagi kita akan ketinggalan?
Jujur saja, sebenarnya saya pun tidak terlalu pandai berbahasa asing bahkan beberapa materi itu pun saya tidak ngerti keseluruhan tapi kalau tidak mulai untuk mencoba sampai kapan kita akan terima keadaan yang sangat menyedihkan ini.. :D


GOOD GOVERNANCE
Terdapat empat belas karakteristik yang dapat terhimpun dari telusuran wacana good governance, yaitu:
dikutip dari http://bappenas.go.id

Wawasan ke Depan (visionary) - Tata pemerintahan yang berwawasan ke depan (visi strategis)
Semua kegiatan pemerintah di berbagai bidang seharusnya didasarkan pada visi dan misi yang jelas disertai strategi implementasi yang tepat sasaran.

Keterbukaan dan Transparansi (openness and transparency) - Tata pemerintahan yang bersifat terbuka (transparan)
Wujud nyata prinsip tersebut antara lain dapat dilihat apabila masyarakat mempunyai kemudahan untuk mengetahui serta memperoleh data dan informasi tentang kebijakan, program, dan kegiatan aparatur pemerintah, baik yang dilaksanakan di tingkat pusat maupun daerah.

Partisipasi Masyarakat (participation) - Tata pemerintahan yang mendorong partisipasi masyarakat
Masyarakat yang berkepentingan ikut serta dalam proses perumusan dan/atau pengambilan keputusan atas kebijakan publik yang diperuntukkan bagi masyarakat.

Tanggung Gugat (accountability) - Tata pemerintahan yang bertanggung jawab/ bertanggung gugat (akuntabel)
Instansi pemerintah dan para aparaturnya harus dapat mempertanggungjawabkan pelaksanaan kewenangan yang diberikan sesuai dengan tugas dan fungsinya. Demikian halnya dengan kebijakan, program, dan kegiatan yang dilakukannya.

Supremasi Hukum (rule of law) - Tata pemerintahan yang menjunjung supremasi hukum
Wujud nyata prinsip ini mencakup upaya penuntasan kasus KKN dan pelanggaran HAM, peningkatan kesadaran HAM, peningkatan kesadaran hukum, serta pengembangan budaya hukum. Upaya-upaya tersebut dilakukan dengan menggunakan aturan dan prosedur yang terbuka dan jelas, serta tidak tunduk pada manipulasi politik.

Demokrasi (democracy) - Tata pemerintahan yang demokratis dan berorientasi pada konsensus
Perumusan kebijakan pembangunan baik di pusat maupun daerah dilakukan melalui mekanisme demokrasi, dan tidak ditentukan sendiri oleh eksekutif. Keputusan-keputusan yang diambil antara lembaga eksekutif dan legislatif harus didasarkan pada konsensus agar setiap kebijakan publik yang diambil benar-benar merupakan keputusan bersama.

Profesionalisme dan Kompetensi (profesionalism and competency) - Tata pemerintahan yang berdasarkan profesionalitas dan kompetensi
Wujud nyata dari prinsip profesionalisme dan kompetensi dapat dilihat dari upaya penilaian kebutuhan dan evaluasi yang dilakukan terhadap tingkat kemampuan dan profesionalisme sumber daya manusia yang ada, dan dari upaya perbaikan atau peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Daya Tanggap (responsiveness)- Tata pemerintahan yang cepat tanggap (responsif)
Aparat pemerintahan harus cepat tanggap terhadap perubahan situasi/kondisi mengakomodasi aspirasi masyarakat, serta mengambil prakarsa untuk mengatasi berbagai masalah yang dihadapi masyarakat.

Keefisienan dan Keefektifan (efficiency and effectiveness) - Tata pemerintahan yang menggunakan struktur dan sumber daya secara efisien dan efektif
Pemerintah baik pusat maupun daerah dari waktu ke waktu harus selalu menilai dukungan struktur yang ada, melakukan perbaikan struktural sesuai dengan tuntutan perubahan seperti menyusun kembali struktur kelembagaan secara keseluruhan, menyusun jabatan dan fungsi yang lebih tepat, serta selalu berupaya mencapai hasil yang optimal dengan memanfaatkan dana dan sumber daya lainnya yang tersedia secara efisien dan efektif.

Desentralisasi (decentralization) - Tata pemerintahan yang terdesentralisasi
Pendelegasian tugas dan kewenangan pusat kepada semua tingkatan aparat sehingga dapat mempercepat proses pengambilan keputusan, serta memberikan keleluasaan yang cukup untuk mengelola pelayanan publik dan menyukseskan pembangunan di pusat maupun di daerah.

Kemitraan dengan Dunia Usaha Swasta dan Masyarakat (private Sector and civil society partnership) - Tata pemerintahan yang mendorong kemitraan dengan dunia usaha swasta dan masyarakat
Pembangunan masyarakat madani melalui peningkatan peran serta masyarakat dan sektor swasta harus diberdayakan melalui pembentukan kerjasama atau kemitraan antara pemerintah, swasta, dan masyarakat. Hambatan birokrasi yang menjadi rintangan terbentuknya kemitraan yang setara harus segera diatasi dengan perbaikan sistem pelayanan kepada masyarakat dan sektor swasta serta penyelenggaraan pelayanan terpadu.

Komitmen pada Pengurangan Kesenjangan (commitment to reduce Inequality) - Tata pemerintahan yang memiliki komitmen pada pengurangan kesenjangan
Pengurangan kesenjangan dalam berbagai bidang baik antara pusat dan daerah maupun antardaerah secara adil dan proporsional merupakan wujud nyata prinsip pengurangan kesenjangan. Hal ini juga mencakup upaya menciptakan kesetaraan dalam hukum (equity of the law) serta mereduksi berbagai perlakuan diskriminatif yang menciptakan kesenjangan antara laki-laki dan perempuan dalam kehidupan bermasyarakat.

Komitmen pada Lingkungan (commitment to environmental protection) - Tata pemerintahan yang memiliki komitmen pada lingkungan hidup
Daya dukung lingkungan semakin menurun akibat pemanfaatan yang tidak terkendali. Kewajiban penyusunan analisis mengenai dampak lingkungan secara konsekuen, penegakan hukum lingkungan secara konsisten, pengaktifan lembaga-lembaga pengendali dampak lingkungan, serta pengelolaan sumber daya alam secara lestari merupakan contoh perwujudan komitmen pada lingkungan hidup.

Komitmen Pasar yang Fair (commitment to Fair Market) - Tata pemerintahan yang memiliki komitmen pada pasar
Pengalaman telah membuktikan bahwa campur tangan pemerintah dalam kegiatan ekonomi seringkali berlebihan sehingga akhirnya membebani anggaran belanja dan bahkan merusak pasar. Upaya pengaitan kegiatan ekonomi masyarakat dengan pasar baik di dalam daerah maupun antardaerah merupakan contoh wujud nyata komitmen pada pasar.

Kalau mau menilai, kira-kira berapa ya skor yang sudah dicapai pemerintah kita?


Akhirnya Datuk Seri Anwar Ibrahim dtangkap kepolisian malaysia. Beliau dtangkap dengan tuduhan pelecehan seksual, sama seperti kasus yang pernah beliau alami sebelumnya di tahun 1998 yg membuat beliau dipenjara sampai tahun 2004.. Meski akhirnya Mahkamah Agung meralat vonis tersebut..
Terlepas siapa yg benar dan siapa yg salah, Semoga Keadilan Tetap Bisa Ditegakkan..
Kerana language melayu saya nda pandai, saya ndak bs banyak cakap lg.. (takut kalo slh persepsi :D)
Tp kalo mau tahu lebih banyak tentang Anwar Ibrahim atau hangatnya politik di Malaysia bisa langsung ke webblog atau website beliau..


“pesta demokrasi” mulai marak di daerah-daerah di Indonesia.. mulai dari Pilkada sampai dengan persiapan Pemilihan calon Pemimpin Bangsa.. banyak partai yang mulai melakukan reuni dengan rakyat miskin.. (bersukurlah rakyat miskin yang bisa bereuni dengan para elite politik paling tidak setiap 5 tahun sekali)
Kampanye-kampanye banyak digelar di daerah-daerah juga memberi banyak pemasukan bagi artis maupun para pengadu nasib lokal yang jeli memanfaatkan “moment” ini.. “Pesta Demokrasi” yang benar-benar terasa seperi sebuah pesta..
Dari sekian kali pencoblosan multi partai yang diselenggarakan sampai dengan sekarang mungkin baru sedikit dari begitu banyak bentuk kampanye yang bisa saya lihat dan rasakan.. Ketika itu teriakan “pembelajaran demokrasi” banyak juga dilontarkan para elite politik untuk membuka pintu masuk bagi calon-calon pemilih..
Dari pembelajaran itu, hingga saat ini saya baru merasa kalau demokrasi semakin aneh.. Bayangkan saja, kampanye sekarang sudah menyentuh ilmu biologi sebagai senjatanya.. Kalau di daerah saya ada calon pemimpin yang mengandalkan kumis sebagai senjata untuk menuju sebuah perbaikan.. ada juga yang mengusung isu gender yang katanya bisa mengasuh wilayah yang akan dipimpinnya.. Saya cari-cari visi dan misi-nya ternyata lebih susah dicari dibanding kumisnya yang mudah dijumpai tiap hari di iklan teve.. program-programnya juga masih seperti dulu atau bahkan tidak tampak..
Benar benar membingungkan.. Dan sepertinya mulai banyak bentuk demokrasi-demokrasi baru tercipta..


Melihat berita di tv - koran ngiler jg dengar - baca para koruptor yang berhasil ambil uang ratusan juta, milyar, bahkan trilyunan rupiah dari bank.. gak bisa dibayangkan kalau uang sebanyak itu disumbangkan dengan sukarela ke saya.. hehe..
pengen juga sih jd koruptor yang bisa hidup enak nyaman dengan penjamin yang siap nanggung resiko.. :D tapi keder juga kalau mengingat KPK yang “sudah tidak jinak lagi” dan mulai berani “ngobrak abrik” kantor-kantor.. dan lagi kayaknya sekarang sudah terlambat untuk korupsi soalnya negara ini sudah tidak punya stok uang untuk dikorupsi.. :D satu hal lagi yang menggagalkan niat saya untuk menjadi koruptor adalah kata-kata teman saya yang terpaksa saya simpan : “Gusti mboten sare, mas..”
nasib.. nasib.. baru niat pengen jadi koruptor aja koq sudah banyak yang njegal..


 
Rage_against_the_machine Mp3
Mp3 Downloads | Music Videos | Lyrics
Backsound : "Killing In The Name of.."
Rage Against The Machine